antara hak dan kewajiban

” jika kamu tidak mau hakmu diambil, maka lakukanlah kewajibanmu dengan baik”
(Devi Irmayanthi Fathimah)

devi adalah teman sekamar saya…kata ini terlontar tentu ada ceritanya, dan ceritanya biasa banget…tapi…hmmm…

menurut saya kata yang dia lontarkan, luar biasa. Abis baca buku apa y devi–xixixi lupa gak nanya-…

ceritana cuman pas saya bagian piket masak, trus pas nasi abis…saya ndak peka – gak tau waktu itu saya sibuk apa..hihi-

trus adik tingkat saya dengan naluri alaminya – gak tau laper apa setia kawan,,piss dek ^_^ – masak nasilah tanpa bilang2….

yah akuh senenglah dalam hati, tapi karna pengin godain tu adek tingkat…meluncurlah kata:”heh…dek kau mengambil kewenanganku untuk piket nasi hari ini yah?” “ndak bilang-bilang pula.” -moso mau berbuat baik, musti bilang2 yak..hihi-

bu devi yang mendengar percakapan kami langsung saja¬† meluncurkan kata-kata tersebut….-nyambung ndak y…(anggap saja begitu:p)-

baiklah^_^

untuk mendapatkan hak kita…maka terlebih dahulu kita harus menunaikan kewajiban kita dengan sebaik-baiknya…

begitu pak DPR di atas sana….-lo kok dilempar ke mereka-(keingetan isu yang lagi hangat pas saya nulis : DANA ASPIRASI..hmmm)..

tanyaken dulu kewajiban..baru ambil hak…betul..betul..betul…

untaian kata sederhana tapi mengena….

semangattt^_^

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s